Rabu, 01 September 2010

Penjumlahan vektor

Menjumlahkan dua vektor atau lebih akan memperoleh vektor baru yang disebut resultan vektor (resut=hasil)
Berbagai cara menjumlahkan vektor yaitu :

1. Metode poligon yaitu menyambung ujung vektor dengan pangkal vektor kedua tanpa mengubah arah (ingat lagu dari sabang sampai merauke)













2. Metode "tempe menjes" dimana dua vektor diimpitkan pangkalnya kemudian dibuat dua vektor bayangan sejajar yang asli mirip "tempe" maka diagonal panjangnya sebagai resultan penjumlahan vektor. dan diagonal pendeknya sebagai selisih vektor dan arahnya bisa ditentukan.













3. Metode rumus cos







v1 = vektor pertama
v2 = vektor kedua
alfa = sudut apit antara dua vektor
R = Resultan dua vektor


4. metode analisis : urutannya,

1. semua vektor pangkalnya diimpitkan pada pusat koordinat kartesius,
2.masing masing vektor di uraikan ke komponen vektor sumbu x dan y.
3.menjumlah semua vektor komponen sumbu x,
4.menjumlah semua vektor komponen sumbu y,
5. mencari besar resultan
6. mencari arah kwadran dan besar sudut terhadap sumbu x+.

http://www.speedyshare.com/files/24328564/Penjumlahan_vektor_secara_analitis.pptx

Selasa, 31 Agustus 2010

Besaran vektor

Besaran Vektor adalah besaran yang selain mempunyai nilai juga mempunyai arah.
Penentuan arah besaran vektor bisa dengan 4 cara yaitu :
1. arah kiri atau kanan
2. dengan 8 arah mata angin
3. dengan besar sudut tertentu terhadap sumbu x pada diagram kartesius
4. dengan menggunakan notasi vektor satuan xi + yj +zk



Disamping kiri ini gambar arah vektor yang dengan sudut tertentu terhadap sumbu x :
Sudut positif jika arah perputaran berlawanan dengan jarum jam latin.
gambar diambil dari http://www.physicsclassroom.com/



Untuk menggambar sebuah vektor gaya 10N ke kanan misalnya,
jika satu 1cm mewakili 2 N maka dibuat anak panah dengan panjang 5cm.



Berikut ini adalah gambar vektor kecepatan 4 m/s
yang membentuk arah 30 derajat terhadap sumbu x