Pemerintah menyimpulkan bahwa penerapan pendidikan karakter bangsa dikelas akan lebih efektif untuk perbaikan karakter bangsa. Sebagai akibatnya semua guru harus menyesuaikan rencana pelaksanaan pembelajaran yang sudah dibuat sesuai keputusan tersebut. Penyesuaian ini terutama ada dua hal yaitu :
1. Mencantumkan indikator karakter bangsa pada indikator pembelajaran yang ada.
2. Membuat kriteria (rubrik penilaian) ketercapaian indikator tersebut
3. Hasil penilaian menjadi dasar apakah pembudayaan (pembiasaan) karakter sudah tercapai atau belum.
4. Hasil penilaian tidak dicantumkan di rapot.
Menghidupkan kembali karakter bangsa dengan berbagai cara :
1. Mengamalkan agama dengan disertai pengorbanan
2. Berilmu dengan mengedepankan aspek kemanusiaan dan watak baik
3. Berpolitik dengan memegang prinsip
4. Hidup kaya raya dengan kerja keras
5. Menikmati hidup dengan hati nurani
6. Berdagang dengan mengedepankan moral
7. Hidup dengan etika, estetika dan pengabdian penuh.
Dengan cara menginternalisasi nilai-nilai eksternal norma agama, negara, adat ke dalam diri pribadi (makhluq pribadi, makhluq sosial, makhluq Tuhan) sehingga terwujudlah karakter atau watak.
Bisa dilakukan dengan menyanyikan lagu nasional, menjaga kebersihan, berusaha tidak bohong, melihat film-film heroik semisal gladiator.
Tiga serangan fatal kepada karakter bangsa Indonesia :
1. Fun : kita diserang dengan berbagai hiburan yang melupakan tujuan hidup
2. Fashion : kita diserang dengan berbagai mode berpakaian yang tidak sesuai dengan falsafah pancasila
3. Food : Kita diserang dengan berbagai produk makanan yang merusak kesehatan kita.
Empat hal yang harus ditangkis dengan kekuatan karakter:
1. Industrialisasi : Semua mengedepankan aspek mesin tanpa menghiraukn kemanusiaan
2. Informasi : Berita dari media yang mereka hanya mengedepankan aspek material belaka
3. Individualis : Cara hidup sebagai akibat dari tiga serangan mental
4. Instanly : Cara hidup yang serba cepat, ingin tujuan tercapai dengan cepat tanpa memperhatikan proses.
Mari belajar bersama memahami ilmu fisik. Belajar 10% dari mendengar, 20% dari membaca, 30% dari menulis, 40% dari melakukan dan menghitung.
Senin, 11 Oktober 2010
Rabu, 06 Oktober 2010
Perkalian vektor
Perkalian antara dua besaran vektor akan menghasilkan besaran fisika yang lain. Besaran hasil perkalian dua vektor tersebut bisa berupa besaran vektor maupun skalar tergantung pada jenis operasi perkalian vektor.
Terdapat dua macam perkalian vektor :
1. Perkalian silang atau cross product
Perkalian ini akan menghasilkan besaran vektor
Perkalian ini menggunakan metode sinus
Contoh : Perkalian antara kuat arus dengan medan magnet menghasilkan besaran gaya lorent
2. Perkalian titik atau dot product
Perkalian ini menghasilkan besaran skalar
Perkalian ini menggunakan metode cosinus
Contoh : Untuk memindahkan benda sejauh 4 meter ke kanan, dibutuhkan gaya dorong 10N
ke arah kanan. Energi yang dibutuhkan sebesar 40 Joule
Terdapat dua macam perkalian vektor :
1. Perkalian silang atau cross product
Perkalian ini akan menghasilkan besaran vektor
Perkalian ini menggunakan metode sinus
Contoh : Perkalian antara kuat arus dengan medan magnet menghasilkan besaran gaya lorent
2. Perkalian titik atau dot product
Perkalian ini menghasilkan besaran skalar
Perkalian ini menggunakan metode cosinus
Contoh : Untuk memindahkan benda sejauh 4 meter ke kanan, dibutuhkan gaya dorong 10N
ke arah kanan. Energi yang dibutuhkan sebesar 40 Joule
Langganan:
Postingan (Atom)